Jumat, 06 September 2019

ANALISA LUKISAN DADAISME

Tugas Pengaderan Fakultas Arsitektur dan Desain


Saniyah Azzaliyah Putri  ; Desain Komunikasi Visual ; 19052010024 ; Dadaisme

        Dada atau Dadaisme merupakan gerakan budaya atau seni yang lahir di wilayah netral, yaituZurich, Switzerland selama masa Perang Dunia 1 (1916-1920). Gerakan ini meliputi seni visual, sastra (puisi, pertunjukan seni, teori seni), teater dan desain grafis. Gerakan ini berfokus pada politik anti perangnya melalui penolakan pada aturan seni yang berlaku melalui karya budaya anti seni. Dadaisme merupakan aliran pemberontak di antara seniman dan penulis.
Ciri khas lukisan dadaisme adalah sebagai berikut:
- Karya terkesan sangat sederhana, primitif, dan terbelakang
- Karya  terkesan mengerikan dan menakutkan
- Karya dilatarbelakangi oleh perang dunia 1

Seniman     : Raoul Hausmann 1886–1971
Judul Asli   : Der Kunstkritiker
Media         : Litograf 
Dimensi      : 318 x 254 mm

            Salah satu pendiri kelompok Dada Berlin adalah Raoul Housmann yang menciptakan karya berjudul "The Art Critic" pada tahun 1919-1920 sebagai bentuk ketidaksetujuannya melalui photomontage yang berjudul The Art Critic. karyanya menentang gagasan kritikus seni tradisional mengenai kualifikasi kritikus untuk memutuskan apa itu seni yang modis atau dapat diterima dikarenakan ia mendukung berbagai bentuk seni baru. Karya ini juga merupakan penentangan terhadap pengaruh uang pada masa kapitalis. Perlu diketahui bahwa Subjek utama dari karya Hausmann jelas merupakan kritikus seni. 
          
          Dia menggunakan apa yang tampak seperti potongan manusia dengan kepala yang terlalu besar. Pria itu diidentifikasi sebagai George Grosz. Grosz, yang adalah sesama anggota gerakan Dada. Mata dan mulut pria itu digambar dengan pensil warna diatas kertas kecil. Dia memegang pensil yang besar dan ada seorang wanita dan pria yang dipotong dari koran. Fragmen uang kertas Jerman di belakang leher kritikus menunjukkan bahwa ia dikendalikan oleh kkeuatan kapitalis. Kata - kata di latar belakang adalah bagian dari poster puisi yang dibuat oleh Hausmann untuk ditempelkan di tembok Berlin.

         Keseluruhan The Art Critic membuat ejekan tentang apa yang akan dianggap kritikus sebagai seni murni. Karya itu jauh dari bentuk ekspresionisme Jerman yang biasa. Berisi potongan dan kata-kata acak. Beberapa bagian digambar tangan. Penempatan benda-benda tampak sewenang-wenang. Bahkan pilihan warna untuk latar belakang Hausmann tidak biasa. Segala sesuatu tentang The Art Critic tidak biasa. Hausmann memilih untuk mengabaikan aspek seni tradisional yang menyenangkan. Karena sangat berbeda, Hausmann mampu menegaskan bahwa seni tidak harus diciptakan untuk menyenangkan satu orang atau kelompok. Seni adalah ciptaan individu. Seni hadir dalam berbagai bentuk, ukuran, warna, dan bahan. Dan yang paling penting bagi Hausmann, gaya seni baru harus diterima tanpa menyimpang.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar